Pernyataan Penganiaya Ibu Hamil pada Suami Korban

Pernyataan Penganiaya Ibu Hamil pada Suami Korban

Situslapak – Seorang ibu hamil di Kota Kendari, dianiaya dengan tabung gas elpiji saat tertidur nyenyak, Jumat (3/1/2020) seputar jam 23.47 Wita. Korban namanya RY (25), dianiaya aktor yang nyatanya masih dengan status sepupunya.

Viksal si aktor, sekarang telah ada dalam tahanan Polres Kendari. Ia diamankan seputar 2 jam oleh Reskrim Polsek Kendari waktu berupaya melarikan diri ke Morowali, Sulawesi Tengah. Ia diringkus di selokan, tidak ada jauh dari tempat. Disangka, aktor bersembunyi sekalian menanti kapal penumpang yang akan membawanya kabur ke Sulawesi Tengah.  Ceme

Beberapa saat sebelum membunuh korban dengan tabung gas elpiji, Viksal mengaku telah mengawasi sasarannya. Di muka polisi, ia akui menenggak minuman keras sebelum berlaga. Ini diutarakan suami korban, DT (30), didapati di tempat tinggalnya, Selasa (7/1/2020). Ia menceritakan, sempat menjumpai aktor di tahanan Polsek Kendari.

Diu Tayeb bertutur, waktu itu ia meminta izin ke istrinya pergi beli rokok di warung tetangga. Ia pamit sesudah membawakan istri serta anaknya makan malam yang dibeli dari warung. “Saya pergi tidaklah sampai 10 menit, saya pulang pintu kos telah terbuka, walau sebenarnya saya kunci di luar,” tutur DT.

Waktu masuk di rumah, ia cemas merasakan aktor memukuli istrinya dengan tabung gas di kamar. Ia melihat, celana pendek aktor telah turun sampai di lutut. “Saya berupaya kejar serta sempat jam ia, tetapi pemikiran saya teralihkan lihat keadaan istri serta anak yang telah berteriak kesakitan,” katanya.

Tidak mempedulikan aktor yang melarikan diri, DT menyebut masyarakat serta bawa istri serta anaknya ke rumah sakit. Sesudah dianiaya dengan tabung gas elpiji, korban mengembuskan napas paling akhir. Korban bertahan hidup cuma 6 jam sesudah insiden penganiayaan itu.

Aktor Sering Dikasih Uang

DT, ditemani beberapa kerabatnya bercerita aktor seringkali dikasih uang oleh korban. Karena, di antara orang-tua aktor serta orang-tua korban dengan status saudara kandung. “Aktor serta istri saya sepupu, lumrah istri saya terkadang senang berikan uang,” katanya.

DT mengutarakan, malam sebelum insiden ia telah minta istrinya untuk memberi uang rokok serta sewa pulang kampung pada aktor. Tetapi, belum diberi, istrinya telah dihabisi. “Aktor waktu saya jumpai di Polsek, mengaku diminta membunuh oleh orang lain. Tetapi, saya percaya, ia akan melakukan perbuatan jahat sebelum membunuh istri saya,” tutur suami korban.

DT tidak yakin, aktor tega membunuh istrinya dengan sadis. Walau sebenarnya, di antara ia dengan istrinya masih sepupu. Ibu korban, NL kelihatan susah waktu didapati di tempat tinggalnya. Ia mengharap, polisi tidak bermain-main memberi hukuman aktor.

“Kasihan anak saya. Andaikata darah dapat dibayar darah, saya ingin. Saya ingin aktor bisa hukuman mati,” tegas NL. Ibu korban menyanggah, aktor membunuh anaknya sebab diminta orang lain. Ia mengatakan, pembunuhan ini tidak berkaitan berita masalah tanah atau harta warisan yang sempat tersebar awalnya.

Bocah Alami Trauma

Sampai sekarang, bocah yang melihat ibunya dianiaya sampai meninggal, masih alami trauma. Ia dirawat sepanjang 2 hari di rumah sakit sebab alami memar dibagian pungggung serta kepala belakang selesai terserang pukulan tabung gas elpiji dari aktor.

Waktu didatangi wartawan, bocah wanita berumur 1,6 bulan itu menangis dalam gendongan ayahnya. Ia merengek minta masuk ke rumah, kelihatan takut berjumpa banyak orang.

“Ia masih menangis jika lihat orang baru, tetapi semoga ini tidak lama,” katanya. Korban didapati alami cedera pada telinga sisi belakang. Punggungnya memar terserang hantaman gas elpiji waktu berupaya berteriak lihat ibunya dianiaya.

Awalnya, Kanit Reskrim Polsek Kendari, Aipda Supratman mengatakan, aktor menghabisi korban serta turut menganiaya anak korban. Waktu itu, korban serta anaknya berteriak kesakitan tetapi aktor tidak perduli.Dominoqq

“Selesai lakukan laganya, ia kabur. Alhamdulillah kami tangkap dua jam sesudahnya,” tutur Supratman. Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto pastikan aktor akan diberi hukuman setimpal. Sekarang, aktor dicheck serta ditahan di Polres.

“Aktor diancam klausal 340 KUHP subsider Klausal 338 KUHP berkaitan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Hukuman minimum 20 tahun penjara, optimal hukuman mati,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *